Bab 1: Bisikan di Tengah Malam
Darahnya terasa membeku. Keringat dingin membasahi tengkuknya saat derap langkah berat itu berhenti tepat di balik pintu kayu ek tua yang melapuk.
Lampu gantung tembaga bergetar pelan, memantulkan bayangan samar di atas permukaan lantai batu dingin. Selama sepuluh tahun memimpin Akademi Arcanum, Eldrin tidak pernah merasakan desakan firasat buruk sedahsyat malam ini.
* * *
Hujan deras mengguyur atap menara. Di balik kegelapan malam, sebuah rahasia yang terpendam rapat mulai menampakkan dirinya kembali.